Impor Garam, Susi Pudjiastuti “Labrak” Menteri Perdagangan

https://zulrafliadityaofficialblog.files.wordpress.com/2014/11/45bfe-susi.jpg

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastusi berkisah pernah “melabrak” Menteri Perdagangan Rachmat Gobel soal kebijakan impor garam. Kebijakan tersebut dinilai menjadi penyebab meruginya petani garam yang selama ini berada di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Susi menceritakan, dalam sebuah rapat koordinasi, dia mengeluhkan kebijakan itu kepada Menteri Perdagangan. “Saya bilang ke Pak Gobel, ‘saya pindahkan portofolio petani garam ke bapak (Kementerian Perdagangan). Uang saya, saya pakai untuk yang lain. Saya habis dana miliaran rupiah untuk membina mereka (petani garam). Namun, begitu garam impor masuk, matilah mereka,” ujar Susi, Selasa (11/11/2014).

Dia menyayangkan masih adanya ego sektoral sehingga kebijakan yang dikeluarkan menjadi tidak selaras. “Jadi, saya kasih Bapak (Gobel) saja. Mau kasih mati, mau kasih hidup, silakan. Mosok departemen satu menghidupkan, yang satu mematikan. Kan enggak betul itu,” lanjut dia.

Susi pun dalam rapat tersebut berupaya menyamakan pengertian dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian. Dia mengklaim, akhirnya ada kesamaan pengertian di antara ketiganya.

Berdasarkan catatan Kompas.com, impor garam konsumsi ke Indonesia diduga mengalir sebanyak 255.000 ton sepanjang tahun 2013. Kementerian Kelautan dan Perikanan menilai, impor garam tersebut memukul swasembada garam konsumsi nasional yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.

Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Februari lalu mengemukakan bahwa impor garam konsumsi diduga tidak hanya berlangsung pada tahun 2013, tetapi berlanjut pada Januari-Februari 2014.

Kementerian tersebut menyatakan perlunya klarifikasi apakah impor garam ini telah sesuai dengan aturan tata niaga Kementerian Perdagangan. Impor garam konsumsi dikhawatirkan memukul usaha garam rakyat yang terus berbenah.

Hingga tahun 2013, total petambak garam mencapai 31.432 orang, dengan total luas lahan 35.000 hektar, termasuk lahan PT Garam. Kapasitas produksi garam konsumsi adalah 70 ton-120 ton per hektar. Tahun 2014, Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan produksi garam konsumsi mencapai 3,3 juta ton.

SUMBER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s