Indroyono Soesilo, Direktur FAO yang kini menjadi Menko Kemaritiman

https://i2.wp.com/assets.kompas.com/data/photo/2014/10/27/0145397KabinetKerja381414347896-preview780x390.jpg

Prof. Dr. Ir. Dwisuryo Indroyono Soesilo, M.Sc. lahir di Bandung, Jawa Barat, 27 Maret 195. Ia adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dalam Kabinet Kerja periode 2014-2019. Putra mantan Menparpostel Soesilo Soedarman itu beristrikan DR. Nining Sri Astuti dan telah dikaruniai 3 orang anak.

“Saya meminta Pak Indroyono untuk mengawal potensi maritim yang ada di seluruh wilayah Indonesia”, – Presiden Joko Widodo

Indroyono Soesilo adalah ipar dari Sri Mulyani Indrawati, eks Menteri Keuangan yang kini menjabat Managing Director Bank Dunia. Jejaknya di dunia maritim mengental ketika dia menjadi Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan, periode 2001-2008.

Sebelumnya, Indroyono adalah Direktur Jenderal  Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Food and Agricultural Organization (FAO), khususnya di sektor Perikanan dan Akuakultur sejak tahun 2012. Tanggung jawabnya sebagai Direktur FAO tidak kecil. Dia bertanggung jawab atas Pengelolaan Perikanan Tangkap, Pengembangan Budidaya Perikanan dan Penerapan Teknologi Penangkapan Ikan di Perairan Laut dan Air Tawar di seluruh Dunia.

Indroyono menempuh pendidikan sarjana dari Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) dan kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Michigan serta Universitas Iowa, Amerika Serikat.

Dia pernah memperoleh Sarwono Prawirohardjo VIII Award 2009, Satya Lencana Dwija Sistha 2003, dan Adhicipta Rekayasa pada tahun 1993.

Selama menjadi Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP), Indroyono pernah membahas mengenai pemberian nama bagi 10 ribu pulau di Indonesia. Pemberian nama ini dianggap penting sebagai bagian dari batas laut yang harus diserahkan ke PBB.

Pendidikan

  • S1, Institut Teknologi Bandung, Teknik Geologi, 1979
  • S2, Universitas Michigan, Amerika Serikat, Jurusan Remote Sensing/Penginderaan Jauh, 1981
  • S3, Universitas Iowa, Amerika Serikat, Jurusan Geologic Remote Sensing/Geologi Penginderaan Jauh, 1987.
  • Program Khusus di Remote Sensing Satellite Ground Station Management Training, Canada, 1992

Penghargaan

  • Worldwide Permina Foundation Award USA ( 1980 )
  • Indonesian Cultural Foundation Award USA ( 1981 )
  • Isabel-Demple Foundation Award USA ( 1984 )
  • Member, Sigma XI, Scientific Research Honor Society USA ( 1987 )
  • Adhicipta Rekayasa Persatuan Insinyur Indonesia ( 1993 )
  • Satya Lencana Pembangunan RI ( 1995 )
  • Who’s Who of The World ( 1998 )
  • Satya Lencana Karya Satya X Tahun ( 1999 )
  • Bintang Ajasa Utama ( 1999 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s