Pendapatan pengemis di Banjarmasin kalahkan UMP DKI

Ilustrasi

Ilustrasi

BANJARMASIN – Ketua Pusat Penelitian Subak Universitas Udayana I Wayan Windia menemukan fakta mencengangkan soal pengemis di Kota Banjarmasin. Di kota itu, pendapatan pengemis tiap bulannya diperkirakan mencapai Rp 2,5 juta per bulan.

Seperti dilansir dari Antara, Jumat (10/5), dalam penelitiannya di Kota Banjarmasin, Windia mendapat cerita dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin Ichwan Noor Chalik. Saat Satpol PP di kota itu melakukan razia, telah menangkap sekitar 20 orang pengemis. Nah, di antara dari mereka yang tertangkap adalah sepasang suami istri bernama Acin dan Aisyah.

Dari penangkapan Acin dan Aisyah itulah, Satpol PP menemukan uang sebesar Rp 54 juta dan 75 gram emas . Para Satpol PP yang menggeledah saat itu kaget bukan kepalang. Seorang pengemis mampu menghasilkan uang sebanyak itu. Menurut Ichwan, ada dugaan Acin adalah koordinator lapangan (korlap) para pengemis.

Kalau memang benar uang sebanyak itu adalah kumpulan dari semua pengemis dalam sebulan, Windia memperkirakan rata-rata sebulan mereka mendapatkan uang sekitar Rp 2,5 juta per orang, belum lagi emasnya.

Tentu saja, penghasilan Rp 2,5 juta tidak bisa dipandang sebelah mata. Uang itu cukup besar bila dibandingkan dengan upah minimum provinsi (UMP) DKI tahun ini. UMP DKI yang baru ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) adalah sebesar Rp 2.200.000.

SUMBER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s