BPBD Sulut, Korban Banjir Longsor 20 Orang

MANADO – Jumlah korban tewas akibat longsor, banjir, dan puting beliung di Sulawesi Utara mencapai total 20 orang di empat kabupaten/kota di Sulut. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Utara Hoyke Makarawung dalam ekspos penanganan bencana alam Sulut, Kamis (21/2/2013) di Kota Manado.

Adapun rincian korban ini adalah 11 orang tewas di Kota Manado, 1 di Minahasa Utara, 2 di Kepulauan Sitaro, dan 5 orang di Minahasa. Korban tewas ini kebanyakan adalah akibat terkena longsor. Jumlah korban tewas ini merevisi data sebelumnya yang menyebutkan korban tewas 17 orang.

Hoyke menambahkan, akibat banjir dan longsor yang terjadi 17 Februari lalu, sebanyak 3.832 orang mengungsi dan 4.857 rumah terkena dampaknya. “Namun, sebagian besar korban khususnya di luar Manado seperti di Minahasa sudah kembali ke rumahnya,” ujar Hoyke.

Menurut penuturan Hoyke dan warga Sulut lainnya, bencana ini adalah salah satu yang terbesar dalam sepuluh tahun terakhir. Menurut Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Irman Gusman, bencana alam kini terjadi hampir merata di berbagai wilayah di Tanah Air, bahkan juga dunia.

“Inilah dampak cuaca ekstrim akibat perubahan iklim. Di DPD, kami menyikapi ini dengan sangat serius. Kebutuhan manusia terhadap tempat semakin luas, tetapi daya tampung tidak sesuai dengan desain kota. Tata ruang wilayah harus dikaji ulang,” ujar dia.

Dalam tinjauannya ke Posko Pengendalian Bencana Paal Dua, Kota Manado, Irman yang didampingi dua anggota DPD lainnya asal Sulut yaitu Marhany Pua dan Alvius Lomban menyerahkan bantuan DPD Peduli Rp 150 juta ditambah natura berupa sembako senilai Rp 25 juta.

SUMBER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s