Tradisi Natal Unik di Berbagai Negara

Di Indonesia, Natal dirayakan dengan berbagai cara, mulai dari bertukar kado sampai makan malam bersama keluarga. Akan tetapi pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana orang-orang di negara lain merayakan Natal? Biasanya, setelah pergi ke Gereja dan beribadah bersama, ada banyak tradisi keluarga maupun tradisi negara yang unik saat merayakan Natal.

1. Alaska
Di Alaska, perayaan Natal dimulai setelah masyarakatnya merayakan Thanksgiving. Mereka memulai perayaan Natal dengan berkumpul di jalan-jalan utama kota dan menari-nari sambil menikmati liburan. Anak-anak akan membawa bintang Natal tradisional yang diikat di tiang sambil berkunjung dari rumah ke rumah lainnya. Di sini mereka akan menyanyikan lagu-lagu Natal di setiap rumah yang mereka datangi. Dari setiap rumah mereka akan diberi berbagai hadiah seperti kue, permen, Maple-Frosted Doughnut, salmon asap, dan sebuah kue ikan yang disebut Piruk. Perayaan Natal di Alaska ini akan berlanjut sampai Pesta Epiphany pada tanggal 6 Januari.

2. Argentina
Di negara ini, Natal berlangsung selama musim panas. Sehingga perayaan Natal tak lengkap tanpa BBQ dan kembang api. Keluarga besar akan berkumpul di malam Natal untuk sebuah pesta keluarga yang berlangsung sepanjang malam. Dan ketika tengah malam mereka akan mulai bertukar hadiah. Setelah malam Natal, anak-anak di Argentina juga akan menyambut kedatangan Tiga Raja dari Timur pada tanggal 6 Januari. Maka mereka akan meninggalkan sebuah baki kecil berisi permen dan mainan kecil di samping tempat tidur mereka.

3. Ethiopia
Perayaan natal di Ethiopia disebut dengan Ganna dan dirayakan pada tanggal 7 Januari. Selama kebaktian warga Ethiopia akan mendapatkan sebuah lilin menyala dan harus dibawa ke mengitari Gereja sebanyak tiga kali. Selama kebaktian, laki-laki dan perempuan harus berdiri terpisah selama tiga jam.

Selesai kebaktian, mereka akan mengadakan makan malam bersama dengan aneka makanan tradisional seperti Doro Wat, Sup Pedas, dan Injera yaitu sebuah roti Pancake yang diletakkan di wadah perak.

4. Finlandia
Saat Natal, warga Finlandia akan berkunjung ke rumah kerabatnya pada sore hari. Setelah berkunjung ke kerabat, mereka akan pergi ke pemakanan untuk mengingat kerabat yang sudah meninggal sambil menyalakan sebuah lilin di makan.

Anak-anak Finlandia sangat mengharapkan kedatangan Santa Klaus ke rumah mereka. Maka untuk menghiburnya, seorang pria akan menggunakan kostum Santa Klaus dan membawakan berbagai hadiah ke rumahnya. Setelah perayaan khusus Santa ini selesai, mereka akan makan malam bersama dengan makanan tradisional seperti ham asin, kentang, sayuran, biskuit dan roti. Dan perayaan Natal ini dilengkapi dengan pergi ke sauna bersama-sama.

5. Italia
Natal di keluarga Italia tidak akan lengkap tanpa adanya hiasan patung kayu bayi Yesus. Tradisi ini dikenal dengan nama Nativity. Setiap kali Natal, para pengrajin ukuran kayu pasti kebanjiran pesanan karena setiap keluarga dan Gereja akan memajang hiasan ini di sudut rumah atau Gereja.

Selain itu, warga Italia juga akan mengadakan sebuah pesta di malam Natal. Dalam pesta makan malam ini, mereka akan menghadirkan tujuh macam ikan yang dimasak dengan cara tradisional. Anak-anak juga akan menggantung kaus kaki mereka agar mendapatkan hadiah dari La Befana (Santa Klaus Italia).

6. Swedia
Jika saat Natal, anak-anak banyak menunggu kedatangan Santa Klaus, di Swedia anak-anak menunggu kehadirkan Santa Lucia. Santa Lucia merupakan Santa Pelindung Cahaya. Sehingga perayaan Natal di Swedia sudah dimulai sejak tanggal 13 Desember yang menjadi hari Santa Lucia menurut kalender Gereja.Perayaan ini dimulai saat putri sulung keluarga harus bangun lebih awal dan menggunakan sebuah gaun putih. Putri sulung ini harus melayani sarapan untuk orangtuanya. Di beberapa tempat ada juga prosesi lilin saat malam Natal.

7. Kanada
Warga Kanada punya tradisi yang dinamakan Mummering. Warga Kanada akan memakai kostum Natal dan mengetuk pintu rumah dan bertanya,” Apakah ada Mummers di malam hari?” Setelah itu mereka akan menyanti dan menari di rumah orang tersebut. Karena sudah menyanyi dan menari, mereka bisa mendapatkan kue-kue Natal dan secangkir susu yang hangat sebelum pindah ke rumah berikutnya.

8. Costa Rica
Selama Natal, warga Costa Rica sangat suka menghias rumah mereka dengan bunga-bunga tropis yang indah atau buah-buahan. Seluruh keluarga akan membuat sebuah kandang Natal besar yang ditempatkan di tengah rumah.

9. Spanyol
Setelah kebaktian di malam Natal, warga Spanyol akan berjalan di jalan-jalan sambil membawa obor. Mereka akan bermain gitar, memukul rebana dan drum. Mereka akan terjaga sepanjang malam tanpa tidur. Hal ini dilakukan sesuai pepatah Spanyol, Esta noche es Noche Buena, Y no es noche de dormir. Pepatah ini berarti, malam Natal adalah malam yang baik sehingga sebaiknya Anda tidak tidur.

10. Jerman
Untuk merayakan Natal, warga Jerman akan membuat sebuah adonan putih yang disebut Christbaumgeback. Mereka akan menggunakan adonan ini untuk membuat berbagai bentuk yang lucu dan memanggangnya. Adonan aneka bentuk ini kemudian digunakan untuk menghias pohon Natal.

SUMBER : KOMPAS.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s