5 Pelatih Tim Sepakbola Yang Dipecat Pada Bulan November 2012

Tren pemecatan manajer atau pelatih tim sepakbola baik klub sepakbola maupun tim nasional sedang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Alasan pemecatan tersebut yaitu penurunan performa tim yang mengakibatkan klub atau tim nasional tersebut mengalami kekalahan secara beruntun.

Berikut lima Pelatih tim sepakbola yang dipecat pada Bulan November 2012 :

1. CRAIG LEVEIN (Timnas Skotlandia)

Hasil buruk yang menimpa Skotlandia di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Uefa memakan korban. Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) resmi mencopot Craig Levein dari kursi pelatih tim nasional Skotlandia, pada Senin (5/11/2012).

Hasil imbang melawan Serbia dan Masedonia serta kalah dari Wales dan Belgia membuat Skotlandia menjadi juru kunci Grup A. Kecewa dengan performa tim, SFA kemudian melakukan pertemuan penting untuk membahas posisi pelatih Craig Levein, pada akhir pekan lalu.

Hasilnya sesuai dengan perkiraan banyak pihak. Menurut laporan BBC, SFA memutuskan untuk memutus kontrak Levein sehari jelang pengumuman skuad Skotlandia untuk laga persahabatan melawan Luksemburg, pada Desember.

Kontrak Levein sebenarnya baru berakhir pada musim panas 2014. Atas pemutusan kerja sama secara sepihak, maka SFA wajib membayar Levein sebesar 700 ribu pound atau sekitar 10 miliar rupiah.

2. CLAUDIO BORGHI (Timnas Cile)

Pelatih tim nasional Cile, Claudio Borghi, dipecat, Rabu (14/11) waktu setempat, seusai timnya kalah 3-1 dari timnas Serbia dalam laga persahabatan.

Borghi (48), pelatih asal Argentina yang menggantikan mantan pelatih Marcelo Bielsa pada Februari 2011, harus bertanggung jawab atas penurunan penampilan tim yang membuat Cile kalah dalam tiga pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014.

Selain itu posisi Cile dalam klasemen juga merosot ke peringkat enam. “Rekornya tidak bagus setelah empat pertandingan terakhir yang telah kami lalui dan beberapa waktu lalu saya bertemu sepasang direktur federasi yang meminta saya untuk mengundurkan diri,” kata Borghi.

Selanjutnya, Borghi telah mengumumkan hal itu kepada para pemain dan menegaskan hal itu bukanlah keinginannya. “Hal ini sebagai penutup kisah yang sangat baik dalam hidup saya dan saya cukup bangga pernah menjadi pelatih timnas Cile,” kata Borghi.

Kendati performa menurun, Cile membuntuti Venezuela yang berada di posisi keempat dan Uruguay pada peringkat kelima dengan selisih jumlah gol yang besar dengan sisa tujuh pertandingan.

Peringkat empat besar mendapat peringkat langsung dalam final di Brasil, sementara tim di posisi ke-lima harus bermain dalam babak play-off.

3. ROBERTO DI MATTEO (Chelsea)

Pemilik Chelsea, Roman Abramovich dari Russia, memecat Di Matteo setelah rapat darurat tengah malam di kamp latihan klub tersebut, pasca kekalahan 0-3 melawan Juventus dalam Liga Champions musim ini. Kekalahan itu kini membuat Chelsea tertatih-tatih, dengan kemungkinan menjadi juara bertahan pertama yang tereliminasi dalam putaran grup.

Selain itu, Chelsea juga merosot ke peringkat ketiga dalam Liga Inggris setelah hanya mengumpulkan dua poin dari empat pertandingan terakhirnya. Mereka sempat memimpin pada awal musim, namun kini tertinggal di belakang Manchester City dan Manchester United.

Pernyataan dari manajemen klub mengatakan penampilan dan hasil pertandingan Chelsea dalam beberapa minggu ini tidak memuaskan dan pihak pemilik merasa perlu melakukan perubahan untuk membawa klub itu ke jalur yang tepat.

Tidak ada pengumuman segera mengenai pengganti Di Matteo, tetapi banyak pihak mengatakan mantan manajer Liverpool Rafa Benitez adalah favorit dan ia bahkan sempat menyatakan keinginannya memimpin Chelsea.

Benitez, yang berangkat ke London dari Abu Dhabi hari Rabu untuk bertemu pihak Chelsea, saat ini belum memiliki posisi sejak dipecat Inter Milan, Desember 2010.

Calon lainnya adalah Pep Guardiola, yang saat ini sedang cuti setahun dari melatih setelah meninggalkan Barcelona akhir musim lalu, serta mantan manajer sementara Chelsea Avram Grant.

Pemilik klub Abramovich memang dikenal cepat memecat manajer. Pemecatan Di Matteo ini merupakan pemecatan ke-delapan dalam sembilan tahun belakangan ini. Chelsea dalam keadaan berantakan saat Di Matteo, yang saat itu menjadi asisten pelatih, mengambil alih kepemimpinan dari mantan manajer sebelumnya yang juga dipecat bulan Maret, Andre Villas-Boas.

Di Matteo, bekas pemain tengah timnas Italia, menyatukan pihak-pihak bersengketa di kesebelasan tersebut dan membawa mereka meraih gelar Piala FA ketujuh mereka dan gelar Liga Champions.

4. MARK HUGHES (Queens Park Rangers)

Tren pemecatan di Liga Inggris akhirnya kembali terjadi. Setelah Roberto Di Matteo dipecat Chelsea, beberapa hari lalu, kini giliran pelatih Queen Park Rangers, Mark Hughes yang mengalaminya.

Kontraknya telah diputus dan dia tak lagi menjadi manajer QPR, menyusul hasil buruk yang melanda klub asal London tersebut. Sebelum pemecatan itu sempat terjadi spekulasi mengenai pelatih yang akrab disapa Sparky itu.

“Queens Park Rangers Football Club hari ini telah memutus kontrak manajer Mark Hughes dengan efek sesegera mungkin. Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang hati-hati oleh jajaran direksi klub, usai beberapa pertemuan dalam beberapa hari terakhir,” tulis pernyataan di situs resmi QPR.

Di musim ini, QPR memang belum mendapatkan hasil yang memuaskan di beberapa pertandingan. Julio Cesar dkk bahkan belum pernah memetik kemenangan di 12 partai EPL, dengan rincian empat hasil imbang dan delapan kali kalah. Alhasil, mereka terpuruk di dasar klasemen liga.

Atas hasil yang tak kunjung membaik, jajaran direksi QPR memutuskan untuk melakukan perubahan di tubuh tim dengan memberhentikan Hughes. “Mark sudah menunjukkan integritas dan profesionalisme selama waktunya di sini, tapi pada akhirnya situasi membuat jajaran direksi tak punya banyak pilihan selain membuat perubahan.”

Dengan dipecatnya pelatih asal Wales itu, QPR akan menjalani laga tandang ke Old Trafford melawan Manchester United, Sabtu (24/11) malam WIB dengan komando asisten manajer Mark Bowen dan Eddie Niedzwieki.

QPR juga mengumumkan bahwa mereka akan segera mencari pengganti Hughes. Nama yang paling santer disebut-sebut sebagai suksesor Hughes adalah mantan manajer Tottenham Hotspur, Harry Redknapp.

Hughes menangani QPR sejak Januari 2012 lalu menggantikan Neil Warnock yang dipecat di pertengahan musim 2011/2012.  Mantan pemain United itu sebelumnya pernah menangani Blackburn Rovers, Manchester City, Fulham, dan timnas Wales.

5. MANO MENEZES (Timnas Brasil)

Mano Menezes kehilangan jabatan sebagai pelatih timnas Brasil setelah pertemuan dengan federasi sepakbola setempat (CBF), Jumat (23/11) sore waktu setempat.

Padahal Brasil dua hari sebelumnya merengkuh trofi Superclasico das Americas setelah mengalahkan Argentina melalui adu penalti. Hasil tersebut dianggap mengecewakan karena Brasil dianggap lebih banyak memainkan pemain terkenal ketimbang Argentina. Dalam beberapa bulan terakhir, tekanan terhadap Menezes meruncing usai kegagalan di Copa America 2011 dan Olimpiade London 2012. Tugas utama Menezes adalah tampil menjulang di Piala Dunia dua tahun lagi.

Pelatih baru akan diumumkan Januari mendatang. Sejumah kandidat bermunculan, mulai dari Luiz Felipe Scolari hingga pelatih Corinthians, Tite. Selama di bawah kepelatihan Menezes, Brasil mengukir rekor 20 kali menang, enam imbang, dan lima kali kalah.

dari berbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s