Tukang Bubur Naik Haji The Series, Sinetron Religi Nuansa Baru Sinetron Primetime RCTI

BULAN Ramadhan belum tiba. Namun RCTI sudah menghadirkan sinetron Islami di slot primetime.Ada apa gerangan?

Jika sepanjang tahun 2010-2011 sinetron RCTI terbukti mendominasi rating primetime, lewat sinetron stripping seperti Kemilau Cinta Kamila, Putri Yang Ditukar, dan Anugerah, maka di tahun 2012 ini posisinya sedikit tergeser.

Kalau menengok rating Nielsen, sinetron Tutur Tinular versi 2011 (Indosiar), Putih Abu-abu (SCTV), dan Tendangan Si Madun (MNCTV) mengumpulkan lebih banyak penonton dibandingkan sinetron RCTI.

Sinetron RCTI belakangan berumur pendek. Sebut saja Karunia, iSkul, dan Asmara. Kalau selama 2 tahun ini sinetron Sinemart mendominasi RCTI, kini sinetron produksi PH lain seperti Rapi Films mendapat slot early primetime stasiun TV swasta tertua di Indonesia itu.

Tak mampu mencuri perhatian dengan drama yang dibintangi bintang-bintang terkenal, RCTI-SinemArt mencoba strategi baru. Menayangkan drama religi yang diangkat dari FTV yang pernah sukses di tahun 2006, Tukang Bubur Naik Haji The Series. Versi FTVnya belakangan sempat tayang ulang di MNCTV, dan meraih rating yang tinggi.

Langsung saja simak Sinopsis dari Tukang Bubur Naik Haji The Series.

Tukang Bubur Naik Haji The Series merupakan sebuah sinetron yang segera ditayangkan di RCTI. Sinetron ini diproduksi oleh SinemArt. Pemainnya antara lain ialah Citra Kirana, Mat Solar, Uci Bing Slamet, Aditya Herpavi Rachman, dan masih banyak lagi. Penayangannya sendiri telah dimulai sejak Senin (28/5/2012) setiap pukul 19.00 WIB di RCTI.

PEMAIN

  • Mat Solar sebagai H. Sulam
  • Citra Kirana sebagai Rumanah
  • Andi Arsyil Rahman sebagai Robby
  • Aditya Herpavi Rachman sebagai Rahmadi
  • Nani Wijaya sebagai Emak H. Sulam
  • Uci Bing Slamet sebagai Hj. Rodiah (istri H. Sulam)
  • El Manik sebagai Ustaz Zakaria
  • Latief Sitepu sebagai H. Muhidin
  • Shinta Muin sebagai Hj. Maemunah (istri H. Muhidin)
  • Dorman Borisman sebagai ayah Rahmadi

SINOPSIS

Cerita keseluruhan Tukang Bubur Naik Haji seperti menonton kehidupan masyarakat sehari-hari, yang di dalamnya termasuk perilaku kita sendiri. Kita yang seolah-olah seorang dermawan sejati, padahal sebenarnya kita sangat mengharapkan pujian orang. Sebenarnya ada kecenderungan kita ingin pamer. Bagaimana kita selalu berpenampilan suci, padahal apa yang kita lakukan seringkali keji. Bahkan kepada orang yang pernah menolong kita sekalipun. Kepalsuan-kepalsuan yang hanya kita sendiri yang tahu, selalu membuat kita tersenyum jengah. Kesemuanya disajikan secara manis dan lucu dalam serial ini.

Ada tokoh Bang Sulam yang penyabar, selalu tersenyum, ia memiliki usaha bubur ayam. Berkat ketekunan dan keikhlasannya, akhirnya ia bisa naik haji dan memperbesar usaha bubur ayamnya. Bang Sulam tinggal bersama Rodiah istrinya, dan Emak.

Tetangga Bang Sulam, H. Muhidin dan Hj. Maemunah, entah mengapa selalu memusuhi keluarganya. Bahkan anak mereka, Romunah dilarang berhubungan dengan Robby, adik Bang Sulam. Fitnah-fitnah tentang keluarga Bang Sulam pun berdatangan. Romunah dipaksa orang tuanya untuk menikah dengan Rahmadi, seorang anggota DPRD.

Bagaimanakah keluarga Bang Sulam menyikapi segala nikmat dan cobaan yang ia dan keluarga hadapi sehari-hari. Semoga acara ini bisa menjadi cermin bagi kita pemirsa untuk berkaca dan berbenah diri.

One thought on “Tukang Bubur Naik Haji The Series, Sinetron Religi Nuansa Baru Sinetron Primetime RCTI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s