PSSI dan KPSI Berdamai, Konflik Sepakbola Indonesia Usai

https://i2.wp.com/images.the-afc.com/afc/inside_afc/others/300x200/pssi_mou_3x2_01.jpg

Setelah mengalami pertikaian selama berbulan-bulan, konflik di tubuh organisasi sepakbola Indonesia akhirnya bisa dituntaskan. Tim Task Force Asosiasi Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya mendamaikan dua kubu yang bertikai, yakni PSSI versi Djohar Arifin, dan PSSI versi KPSI yang dipimpin oleh La Nyalla Mattalitti.

Kesepakatan perdamaian antara PSSI versi Djohar Arifin dan PSSI versi La Nyalla itu dicapai dalam pertemuan yang digelar di Kuala Lumpur Malaysia, Kamis (7/6/2012).

Di hadapan para petinggi AFC, diantaranya Wakil Presiden AFC Pangeran Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah, anggota Komite Eksekutif FIFA, Dato Worawi Makudi, Sekretaris Jenderal AFC, Dato Alex Soosay, Direktur Pengembangan Asosiasi FIFA, Thierry Regenass, dan Direktur Pengembangan dan hubungan Internasional/Asosiasi, James Johnson, serta FIFA Manager of MAs, Marco Leal, Djohar Arifin dan La Nyalla Mattalitti menandatangani kesepakatan perdamaian.

Dalam kesepakatan baru ini disepakati bahwa dua kompetisi profesional yang saat ini tengah berlangsung, yakni Indonesian Super League (ISL) dan Indonesian Primer League (IPL) akan tetap bergulir hingga musim ini berakhir. Tapi kedua liga itu akan berada di bawah pengawasan PSSI. Dan musim depan, akan disusun sebuah liga baru yang akan dirumuskan bersama.

Sebagai bagian dari isi MoU, komite gabungan PSSI akan dibentuk untuk membuat kompetisi liga sepak bola profesional baru untuk divisi utama (teratas). Komite juga akan bekerja bersama FIFA dan AFC untuk mengevaluasi statuta dan masalah asosiasi lainnya.

MoU itu merupakan terbosan signifikan pertama untuk sepak bola Indonesia sejak terjadi konflik kepengurusan maupun dualisme kompetisi. FIFA dan AFC sampai menyatakan keprihatinannya, karena ada kompetisi tandingan (breakaway), kemudian muncul KPSI yang kemudian membentuk kepengurusan sendiri. AFC kemudian membentuk taskforce untuk membantu menyelesaikan masalah ini.

Pangeran Abdullah berterima kasih kepada semua pihak atas semangat mencari kesepakatan, hingga terlahirnya MoU. “Ini menjadi kepentingan sepak bola Indonesia dan saya berterima kasih kepada semua orang dan FIFA yang memberi kepercayaan kepada AFC untuk memimpin misi ini,” kata Pangeran Abdullah.

sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s